
BREBES – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meluap dan kembali merendam wilayah Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Banjir mulai memasuki pemukiman warga pada Kamis (12/02/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan data di lapangan, sedikitnya empat desa terdampak genangan air cukup signifikan, yakni Desa Randusari, Desa Pekauman, Desa Losari Kidul, dan Desa Losari Lor. Menanggapi kondisi darurat tersebut, Polres Brebes segera menerjunkan personel untuk melakukan aksi tanggap bencana guna meringankan beban masyarakat.
Salah satu titik fokus penanganan berada di Desa Losari Kidul. Di bawah komando Kasat Samapta Polres Brebes, AKP Nur Mahmud, bersama Kapolsek Losari AKP Sodikin, personel Polri berjibaku melawan sisa lumpur yang mengendap di fasilitas umum.
Sasaran utama aksi “Polri Hadir” kali ini adalah pembersihan masjid desa yang sempat terendam luapan air. Petugas membersihkan area dalam masjid dari material lumpur, menyapu genangan, hingga menormalisasi saluran air di sekitar lokasi agar sisa banjir segera surut.
“Banjir yang melanda sejak dini hari tadi menyisakan lumpur pekat di tempat ibadah. Kami hadir sejak pukul 09.00 WIB untuk memastikan masjid ini bisa segera digunakan kembali oleh warga untuk beribadah. Ini adalah wujud bakti kami bahwa Polri selalu ada di tengah kesulitan masyarakat,” tegas AKP Nur Mahmud.
Selain melakukan kerja bakti mengangkat sampah dan perabot yang rusak, jajaran Sat Samapta juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Meski cuaca di lokasi saat ini terpantau mulai cerah, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.
Polri menghimbau warga di empat desa terdampak untuk tetap sigap mengamankan barang-barang berharga dan menjaga kebersihan saluran air guna mengantisipasi adanya kiriman air atau hujan susulan yang dapat menaikkan kembali debit air sungai. (Hms)
No Comments