Santri Jadi Pelopor: Satlantas Polres Brebes Perkuat Edukasi di Ponpes As Syamsyuriah

HumasPolresBrebes
14 Feb 2026 09:52
News 0 4
2 minutes reading

BREBES – Memasuki hari-hari krusial Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Polres Brebes mengambil langkah persuasif dengan merangkul kalangan santri. Unit Kamsel Satlantas Polres Brebes menggelar sosialisasi intensif di Pondok Pesantren As Syamsyuriah pada Jumat (13/2) pagi, guna membentuk karakter generasi muda yang taat hukum di jalan raya.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi formal, namun dikemas secara interaktif agar para santri memahami bahaya pelanggaran lalu lintas. Petugas menekankan beberapa poin krusial yang menjadi sasaran prioritas operasi, seperti larangan penggunaan ponsel saat berkendara, kewajiban penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman. Larangan balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta ahaya melawan arus dan berkendara di bawah umur.

Tujuan utamanya jelas menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah hukum Polres Brebes melalui pendekatan dari hati ke hati.

Melalui edukasi ini, para santri diharapkan tidak hanya menjadi pengikut aturan, tetapi juga menjadi agen perubahan (agent of change). Dengan disiplin yang diajarkan di pesantren, nilai-nilai tersebut diharapkan linear dengan kedisiplinan dalam berlalu lintas, sehingga mampu meminimalisir pelanggaran di jalan raya secara signifikan.

Meninjau pelaksanaan operasi yang telah berjalan, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zainurrozaq memberikan keterangan terkait progres dan evaluasi di lapangan.

“Hari ini, Sabtu 14 Februari, kami terus memantau perkembangan Operasi Keselamatan Candi di seluruh titik strategis Brebes. Kami melihat tren positif dari kegiatan sosialisasi ke sekolah dan pesantren seperti di As Syamsyuriah kemarin. Kami ingin memastikan bahwa pesan keselamatan ini benar-benar sampai ke akar rumput,” ujar Kasat Lantas mewakili Kapolres Brebes, Sabtu (14/2)

Terkait momentum akhir pekan, Kasatlantas juga menambahkan instruksi tegas dan berpesan bagi para pengguna jalan agar momentum tersebut tidak dijadikan ajang euforia yang berlebihan di jalan raya.

“Kami mengimbau masyarakat, terutama kaum muda, agar momentum akhir pekan ini tidak dijadikan ajang euforia yang berlebihan di jalan raya. Keselamatan bukan hanya soal menghindari tilang, tapi soal menjaga nyawa sendiri dan orang lain. Operasi ini akan terus mengedepankan tindakan preemtif dan preventif demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif,” pesanya. (Hms)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAPOR ADUAN SEKARANG

Layanan Pengaduan