
BREBES – Dalam upaya meningkatkan literasi digital dan membekali generasi muda dengan teknologi mutakhir, Polres Brebes menggelar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar SMA dan SMK se-Kabupaten Brebes. Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes pada Kamis (26/02/2026) ini diikuti oleh 100 perwakilan siswa dengan antusiasme tinggi.
Acara dibuka langsung oleh Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, didampingi Kabag SDM Kompol Muawan Subagio, Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Brebes.
Pelatihan ini menghadirkan kolaborasi narasumber ahli, mulai dari internal Polri hingga praktisi eksternal. Sesi materi pertama dipaparkan oleh Kasat Binmas AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, disusul materi kedua oleh Bripda Rahma Maulida Silmi, selaku Trainer AI dari Polres Brebes.
Tak hanya dari kepolisian, Polres Brebes juga menggandeng tim dari Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) sebagai pemateri ketiga dan keempat. Kehadiran Mafindo bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan AI yang etis sekaligus cara mendeteksi penyalahgunaan AI dalam penyebaran berita bohong atau hoax.
Tidak sekadar teori, para peserta juga diajak langsung melakukan Praktik AI untuk memahami cara kerja algoritma dan pemanfaatan perangkat cerdas dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif agar pelajar di Brebes tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menguasainya secara bijak.
“Dunia bergerak sangat cepat menuju era kecerdasan buatan. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan adik-adik pelajar di Brebes memiliki daya saing dan etika digital yang kuat. AI harus menjadi alat pendukung prestasi, bukan sarana pelanggaran hukum atau penyebaran fitnah. Ditangan yang tepat AI bisa bermanfaat dan sebaliknya ditangan yang salah bisa menjadi musibah,” ujar Kapolres Brebes dalam sambutanya
Rangkaian kegiatan diawali penyampaian materi oleh Trainer Polres Brebes dan Tim Mafindo. Kemudian praktik penggunaan perangkat AI secara langsung. Serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara siswa dan pemateri.
Terpisah, Kasat Binmas Polres Brebes, AKP Rachmat Wibowo Budi Pratama, dalam keterangan pada Jumat (27/2) pagi, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis Polri dalam merangkul generasi Z di Kabupaten Brebes.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa kemarin. Respon mereka menunjukkan bahwa pelajar kita haus akan literasi teknologi tingkat lanjut. Fokus kami bukan hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi bagaimana menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab,” ujar AKP Rachmat.
Ditambahkan juga bahwa tantangan masa depan, seperti penyebaran deepfake atau berita bohong berbasis AI, harus dihadapi dengan kesiapan mental dan kognitif para pelajar. Dengan pelatihan ini, Polres Brebes berharap dapat mencetak generasi “Generasi Emas” yang melek teknologi dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran informasi.
“Harapan kami, 100 perwakilan siswa ini bisa menjadi Duta Literasi Digital di sekolah masing-masing. Mereka harus mampu menularkan ilmu yang didapat dari tim Polres dan Mafindo kepada rekan-rekannya, sehingga ekosistem digital di lingkungan sekolah se-Kabupaten Brebes tetap sehat dan produktif,” pungkasnya. (Hms)
No Comments