Sasar Pengemudi hingga Pedagang, Subsatgas Binluh Polres Brebes Masifkan Edukasi Ops Keselamatan Candi 2026

HumasPolresBrebes
3 Feb 2026 07:48
News 0 8
2 minutes reading

BREBES – Memasuki hari pertama, Kepolisian Resor Brebes melalui Subsatgas Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) semakin masif melakukan pendekatan kepada masyarakat. Dalam rangka menyukseskan Operasi Keselamatan Candi 2026, petugas terjun langsung ke titik-titik keramaian untuk memberikan edukasi Kamseltibcarlantas, Senin (2/2/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh KBO Satbinmas bersama anggota Sat Binmas Polres Brebes ini menyasar sektor transportasi publik dan pusat ekonomi. Petugas menyambangi para sopir angkot, minibus, ojek pangkalan, hingga ojek online untuk berdialog mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Tidak hanya pengemudi, edukasi juga diberikan kepada para juru parkir di sekitar Stasiun KAI Brebes serta para pedagang dan pengunjung Pasar Induk Brebes. Hal ini dilakukan untuk memastikan pesan keselamatan sampai ke seluruh lapisan masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.

Kasubsatgas Binluh Polres Brebes, Ipda Sugiyanto, dalam pernyataannya menekankan bahwa kunci utama keberhasilan operasi ini adalah kesadaran mandiri dari masyarakat.

“Target kami adalah memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan dan ketertiban di jalan raya. Kami ingin menciptakan situasi yang aman dan kondusif, di mana setiap pengguna jalan saling menghormati dan mengutamakan keselamatan,” ujar Ipda Sugiyanto.

Respons masyarakat di lapangan pun terpantau sangat baik, menunjukkan tingginya dukungan warga terhadap upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban umum.

Pihak kepolisian berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan. “Masyarakat diharapkan tidak hanya patuh saat ada petugas, namun menjadikan tertib lalu lintas sebagai budaya sehari-hari,” tutupnya.

Sementara, Ps Kasi Humas Iptu Indra Prasetyo yang menjabat sebagai Kasatgas Humas daalam Operasi Keselamatan Candi 2026 ini menambahkan bahwa Operasi tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari dari tangga 2-16 Pebruaari mendatang.

Dalam keterangan yang disampaikan pada Selasa (3/2) Operasi dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi jelang Lebaran tahun 2026. “Operasi ini bertujuan terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026,” pungkasnya. (Hms)

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAPOR ADUAN SEKARANG

Layanan Pengaduan